10 Tempat Wisata di Prov. Aceh

Berencana liburan ke Aceh? Sudah tahu akan menghabiskan waktu Anda di mana? Agar tidak bingung mau ke mana, simak dulu 10 tempat wisata di Aceh yang layak dikunjungi berikut ini!!

Wae Rebo, Desa Eksotis Flores yang Terkenal di Kalangan Turis!!!!

Negara kita adalah negara yang kaya. Bukan hanya kaya akan kekayaan alam, tetapi juga kaya akan budaya dan wisata. Rasa-rasanya kita bisa menemukan tempat-tempat indah di seluruh Indonesia. Indonesia Timur salah satunya, di sini banyak sekali terdapat potensi wisata yang beragam. Salah satunya adalah Wae Rebo, sebuah desa eksotis yang terletak di Pulau Flores.

10 Tempat Wisata di Daerah Istimewa Jogyakarta!!

Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah bagian selatan, Yogyakarta mempunyai banyak tempat wisata menarik. Apa saja tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi?

15 Tempat Wisata di Bali

Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik, apa saja tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi???

15 Tempat Wisata di Bandung!!

Selain Puncak, Bandung juga merupakan destinasi wisata akhir pekan favorit bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Untuk dapat mencapai kota Bandung, warga Jakarta cukup menggunakan jalan tol saja, sehingga sangat mudah mengakses kota yang berada di daerah pegunungan ini. Bagi warga Jakarta yang tidak mempunyai kendaraan, tidak perlu kuatir karena banyak sekali jasa travel yang menyediakan transportasi dari Jakarta ke Bandung. Selain kemudahan aksesnya, Bandung juga memiliki banyak tempat wisata menarik sehingga ramai dikunjungi wisatawan yang berdomisili di sekitar Bandung. Apa saja tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi?

Selasa, 14 Juni 2016

Keindahan Danau Labuan Cermin

Selain Derawan ada juga danau yang indah yaitu danau labuan cermin.
Danau Labuan Cermin merupakan salah satu obyek wisata mempesona yang terletak di Desa Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Propinsi Kalimantan Timur. Danau ini berada di bawah naungan Lembaga Masyarakat Labuan Cermin (Lekmalamin). Lekmalamin lah yang merawat dan berjuang untuk keasrian obyek wisata ini agar selalu dapat dinikmati oleh pengunjung danau ini.
Warna air di danau ini bergradasi dari biru tua, biru muda, putih dan hijau di area luar danau. Sesuai dengan namanya, airnya yang jernih pun berkilat seperti cermin. Dasar danau pun bisa kita lihat dengan jelas dari atas permukaan air padahal kedalaman danau ini lebih dari 3 m. Kita bisa berenang, menyelam maupun snorkeling di tempat ini. Danau Labuan Cermin merupakan danau campuran antara danau air tawar dan air asin. Permukaan danau ini akan terasa asin, sementara di dasar danau airnya akan terasa tawar. Saat kita menyelam agak ke dalam, maka batas antara air asin dan air tawarnya akan terlihat jelas. Hal tersebut pula yang menyebabkan biota di dalam danau ini sangat beragam.
Jika ingin menyelam atau snorkeling di danau kita bisa membawa sendiri peralatannya karena di kawasan ini tidak tersedia penyewaan alat selam atau snorkelnya. Bagi yang belum mahir berenang, tersedia ban/pelampung di perahu yang disewa. Pergi beramai-ramai ke danau ini akan lebih menghemat biaya yang kita keluarkan selama berada di kawasan obyek wisata ini.


Sungguh Indah Indonesia.

Indahnya Kepulauan Derawan

Pesona Wisata Alam Pulau Derawan Kalimantan Timur. Apa yang para penelusur pikirkan jika mendengar nama Kalimantan Timur ? yak pasti ada yang berfikir sebuah daerah yang kaya akan tambang batu bara, tambang timah, atau mungkin tambang minyak bumi ?? Tapi kali ini Kalimantan Timur hadir dengan memberikan sebuah hal yang berbeda, apa itu ? yaa, sebuah tempat wisata yang sangat indah nan mempesona ada di daerah ini, tepatnya berada di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau Derawan, sebuah tempat wisata yang layak disebut sebagai “surga dunia” karena menyajikan sebuah keindahan wisata alam baik diatas laut maupun didalam laut yang sungguh mengagumkan. Dari atas laut, Pulau Derawan menyajikan sebuah hamparan permukaan air laut yang berwarna gradasi biru dan hijau, hamparan pasir putih, barisan pohon kelapa di pesisir pantai, serta rumah-rumah sederhana sebagai penginapan yang menjorok ketengah laut hampir 100 meter yang membuat kita dapat menikmati beraneka ikan warna-warni dan penyu yang berlalu lalang secara bebas dibawah kita. Bagaimana sangat indah bukan ?
Tetapi tidak hanya sampai disitu, Pulau Derawan menyajikan wisata bahari yang tak kalah menarik. Disekitar perairan Pulau Derawan terdapat taman laut yang digunakan untuk wisata diving dengan kedalaman kurang lebih 5 meter. Di taman laut ini terdapat beraneka macam biota laut yang hidup dan berkembang secara berdampingan, diantaranya beraneka jenis terumbu karang, cumi-cumi, kuda laut, gurita, ikan pipa, belut pita, dan ikan skorpion. Pengunjung juga dapat meninjau beberapa pulau lainnya yang masih berada di sekitar Pulau Derawan yang tentunya memiliki keunikan wisata alam tersendiri, diantaranya ikan pari hitam yang memiliki lebar diameter 6 meter, ketam kelapa, lumba-lumba, penyu hijau, penyu sisik, paus, dugong, hingga danau yang berada ditengah laut. Sungguh tempat wisata yang sangat mengagumkan, tak heran tempat wisata ini sangat terkenal sampai mancanegara bahkan menduduki peringkat ketiga teratas di dunia sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf internasional.
Pulau Derawan menyediakan berbagai fasilitas seperti cottage, peralatan menyelam, speedboat, dan restoran. Untuk menuju ke Pulau Derawan pun cukup mudah, Anda dapat menggunakan pesawat terbang dari Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dengan tujuan Balikpapan, selanjutnya terbang ke Tanjung Redep selama satu jam dengan menggunakan pesawat DAS, Deraya, atau KAL Star dilanjutkan dengan menyewa motorboat ke Pulau Derawan. Selain menggunakan pesawat, Tanjung Redep dapat dicapai dengan jalur laut menggunakan kapal dari Samarinda atau Tarakan.


Nah itulah sekilas gambaran Pesona Wisata Alam Pulau Derawan Kalimantan Timur. Bagaimana Anda tertarik mengunjungi tempat wisata yang sangat indah ini ?? Ayo Telusuri Indonesiamu !!! Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan dan daftar wisata alam para penelusur semua. Terimakasih…

Senin, 13 Juni 2016

7 Tempat Wisata di Tenggarong

Tenggarong merupakan sebuah kota kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Wilayah Tenggarong yang terbagi dalam 12 kelurahan dan 2 desa ini memiliki luas wilayah mencapai 398,10 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 72.458 (BPS 2007). Suku : kutai, banjar, jawa dan dll. Masih banyak yang belum mengetahui potensi pariwisata dari Tenggarong, terutama wisata alamnya yang menakjubkan. Karna tak jarang jika kita berwisata ke pulau Kalimantan kita bisa melihat dan menyaksikan salah satu hewan endemik Indonesia penghuni hutan tropis yaitu orang utan.
Oke, langsung saja kita lihat reviewnya satu persatu ...

1. Pulau Kumala

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYK9tiSYVihnfN1KE8z14BZRMFMjpJgVqAv8Zixh2wP-h7819gKimnROfoQZVngasNU_tDuVv363yT5CJSwulUZjL5o7JPPla6imsrmfi8zvypICA9x67GGwSK00qwVKk6X9_ZRx1yx3fD/s200/23965664.jpgYang pertama adalah pulau Kumala, wisata yang satu ini merupakan wisata buatan. Meskipun begitu, wisata pulau Kumala sangat banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar negri. Pulau ini sebenarnya adalah sebuah tumpukan lumpur yang memadat (nusa) di tengah-tengah sungai Mahakam. Pulau  kumala yang seluas 76 ha ini dibangun sejak tahun 2000 sebagai kawasan wisata andalan Kota Tenggarong. Pulau Kumala ini terbagi dalam 4 zona, yaitu:
a. Zona I seluas 30 ha, sebagai kawasan taman rekreasi
b. Zona II seluas 9 ha, sebagai kawasan taman rekreasi air
c. Zona III seluas 24,5 ha, sebagai kawasan hutan dan preservasi
d. Zona IV seluas 12,5 ha, sebagai kawasan resort dan cottage

2. Bukit Bangkirai

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3g-yJGa52vdyEg498SWfxj9N2TCKTWbjIW7N2j9YQtyrq26OjhDmyCHHk82RWxZc5Jb5-gCRG9tF3aQkvyOUMsIolABPFyefdlk6K5gl-K7tI5W9OJJ_OtA-_L619JBtkx79YhiwZIP8x/s320/bermain-jembatan-canopy-bridge-bukit-bangkirai-kalimantan-timur.jpgWisata Bukit Bangkirai berlokasi di jalan Samarinda-Balikpapan Km 38. Untuk mencapai lokasi ini ± 20 km masuk kearah jln.Samboja-Petung. Dari Balikpapan, kawasan ini berjarak tempuh 90 menit ± 58 km, sedangkan dari Tenggarong dan Samarinda ± berjarak 150 km. Kawasan wisata Bukit Bangkirai merupakan obyek wisata bagi kalian yang ngaku petualang, berada dalam kawasan hutan primer dan merupakan bagian dari kawasan hutan hujan tropis yang dikelola oleh PT.Inhutani. Selain suasana pemandangan hutan yang alami dengan berbagai flora dan faunanya, kawasan wisata Bukit Bangkirai menawarkan atraksi utama yang menjadi kekhasan kawasan wisata ini, yaitu Jembatan Tajuk (canopy Bridge) yang memiliki ketinggian 30 meter dari permukaan tanah.

3. Danau Semayang dan Danau Melintang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj81BtR7umxgFT7fZuLC2X_zaI8LnSUar-fTk6C_Ni-7dnHRv0W658cdx3MsFjPtKk3KLoYddZ98PfIqODEXg279EXpXbOc72KJvHx-_jIBUiV2djab4XpbU7ea0fiITbQHttAOP9XtFUUs/s320/kampung_nelayan.jpgYang berikutnya adalah wisata danau, bagi kalian yang sangat suka bermain air terutama yang kurang suka dengan air laut yang lengket dan asin, di Kutai Kertanegara juga ada salah satu pilihan alternatif untuk berwisata air yautu danau Semayang dan danau Melintang, terletak tidak jauh dari Kota Bangun. Dua Danau ini akan menyatu saat arus air Sungai Mahakam turun. Tapi saat air Sungai Mahakam naik di waktu malam hari, dua danau ini terpisah. Danau Semayang berada di sebelah kiri dan Danau Melintang disebelah kanan.

4. Jembatan Kutai Kartanegara

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVtSJyKG9_cRMLUucP6z3z3hACyuT8YRZs6KtmGM9flEnWDRr0IlJHjSqKAFAcxDAdeXNKBAOdMAp1wyXWyZKaw7IinDuPB_A9h6x76H9eWFoB2ql2PFvJNLx_yKv4a2d2qksmTo9jETRJ/s320/jembatan-kutai-kartanegara-_140116170251-729.jpgModel jembatan ini meniru jembatan yang ada di San Francico yaitu jembatan Golden Gate. Namun pada tanggal 26 November 2011, jembatan ini ambruk dan mengakibatkan beberapa koban jiwa,  jembatan yang melintas di atas sungai Mahakam ini merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Panjang jembatan secara keseluruhan mencapai 710 meter, dengan bentang bebas, atau area yang tergantung tanpa penyangga, mencapai 270 meter. Jembatan ini merupakan sarana penghubung antara kota Tenggarong dengan kecamatan Tenggarong Seberang yang menuju ke Kota Samarinda. Tentunya kalian bisa datang sitiap saat ke jembatan yang menjadi kebanggaan Kutai Kertanegara ini, saat yang tepat untuk mampir ke jembatan ini adalah pada saat malam hari, karna pada malam hari jembatan ini akan diperindah dengan berbagai lampu-lampu hias, yang tentunya sangat sangat recomended banget buat kalian yang suka selfie atau foto-foto bareng temen.

5. Air Terjun Lembah Ulak

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDHAZiWzLPKA_p3_auYjM9ltSOGmGNVkiuETEtC0jKsR5w00EXs8e-rxCkDloIMqwicOsKh02mLKm7mGJDOc4QCiy3AeqRT7jNKlGSsnJegEymAv5WwmuLYkc3tpE9O98EYyGouxvdKSHB/s320/Air-Terjun-Tanah-Merah.jpgBerlokasi kurang lebih 30 km dari ibukota Kecamatan Muara Kaman. Untuk mencapai lokasi ini, aksesnya cukup baik karena telah tersedia jaringan jalan raya dengan kondisi yang cukup baik. Selain menggunakan moda angkutan pribadi, moda angkutan umum juga telah tersedia. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan dapat menggunakan bis ke arah Kota Bangun atau menyewa kendaraan beroda empat. Selanjutnya, dari jalan utama menuju ke lokasi air terjun, wisatawan harus berjalan kaki melewati jalan setapak sejauh lebih kurang 100 meter. Selain atraksi air terjun, di kawasan ini terdapat makam keramat (bese’). Selain itu, di kawasan ini juga telah berkembang industri tumah tangga pembuatan gula aren, sehingga dapat dijadikan buah tangan (oleh-oleh) khas daerah setempat oleh para wisatawan.

6. Museum Mulawarman

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg70HDfIEEPA_NRtp80pV5JOLAJYMjW09LMO7pyaON_H0Zj1XhYFC4wKE6_KOEQJ-LvafGx7DiT11H1yc6M-QHukA4rhE_ZfPU_cOa7u1A5tuUWfBNPBxTG4Gilf5wy4IESnXJDcQzP_v6B/s320/1.-Museum-Mulawarman.jpgBagi kalian yang menyukai wisata sejarah, tidak ada salahnya jika untuk berkunjung ke Museum Mulawarman, kalian dapat mengetahui sejarah dari kerajaan kutai, dan tahu lebih banyak lagi tentang adat istiadat masyarakat Tenggarong. Museum Mulawarman ini terletak di jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tenggarong. Bangunan museum Mulawarman merupakan bekas Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun pada tahun 1936. di dalam museum dapat dijumpai beraneka macam keramik kuno, patung Lembu Suana, koleksi benda bersdejaah peninggalan Kerajaan Kutai Kartanegara, benda-benda budaya dari daerah Kutai, koleksi mata uang kuno, dan sebagainya. Museum ini terbuka setiap hari untuk umum, kecuali hari Senin.

7. Planetarium Jagad Raya Tenggarong

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihvy-9HprE2CXtZanmcgBD3TijTZc9lPEpiUpmLqiWyDME7nMuTOWKdVs3lWHDgYLZDG0mASgtdMZUB9UfitJYZlqUgSKIVNvnkcWVrzW7IpOsKGy8eeO3_tyS0FT0hIaeF4oGR6RB9fwT/s320/Planetarium_Tenggarong_2.jpgDan yang terakhir adalah wisata Planetarium, sangat cocok bagi kalian yang suka astronomi dan perbintangan, disini kalian bisa belajar banyak hal mengenai benda-benda lagit dan melihat berbagai macam koleksi dari Planetarium ini. Terletak di jl. Diponegoro, Tenggarong, tepatnya berdampingan dengan Museum Mulawarman. Planetaium Jagad Raya Tenggarong ini dikembangkan sebagai obyek wisata untuk pendidikan dan rekreasi. Pengelola Planetaium Jagad Raya Tenggarong ini adalah Dinas Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olah Raga di Kabupaten Kukar, tiket masuk ke Planetarium ini sebesar Rp.5.000,- untuk hari biasa dan Rp.7.500,- untuk akhir pekan.

Kebudayaan Kutai Kartanegara

Erau adalah sebuah tradisi budaya Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun dengan pusat kegiatan di kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Erau berasal dari bahasa Kutai, eroh yang artinya ramai, riuh, ribut, suasana yang penuh sukacita. Suasana yang ramai, riuh rendah suara tersebut dalam arti: banyaknya kegiatan sekelompok orang yang mempunyai hajat dan mengandung makna baik bersifat sakral, ritual, maupun hiburan.



Sejarah

Erau pertama kali dilaksanakan pada upacara tijak tanah dan mandi ke tepian ketika Aji Batara Agung Dewa Sakti berusia 5 tahun. Setelah dewasa dan diangkat menjadi Raja Kutai Kartanegara yang pertama (1300-1325), juga diadakan upacara Erau. Sejak itulah Erau selalu diadakan setiap terjadi penggantian atau penobatan Raja-Raja Kutai Kartanegara.

Dalam perkembangannya, upacara Erau selain sebagai upacara penobatan Raja, juga untuk pemberian gelar dari Raja kepada tokoh atau pemuka masyarakat yang dianggap berjasa terhadap Kerajaan.

Pelaksanaan upacara Erau dilakukan oleh kerabat Keraton/Istana dengan mengundang seluruh tokoh pemuka masyarakat yang mengabdi kepada kerajaan. Mereka datang dari seluruh pelosok wilayah kerajaan dengan membawa bekal bahan makanan, ternak, buah-buahan, dan juga para seniman. Dalam upacara Erau ini, Sultan serta kerabat Keraton lainnya memberikan jamuan makan kepada rakyat dengan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya sebagai tanda terima kasih Sultan atas pengabdian rakyatnya.

Setelah berakhirnya masa pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara pada tahun 1960, wilayahnya menjadi daerah otonomi yakni Kabupaten Kutai. Tradisi Erau tetap dipelihara dan dilestarikan sebagai pesta rakyat dan festival budaya yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kutai dalam rangka memperingati hari jadi kota Tenggarong, pusat pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara sejak tahun 1782.


Pelaksanaan Erau

Pelaksanaan Erau yang terakhir menurut tata cara Kesultanan Kutai Kartanegara dilaksanakan pada tahun 1965, ketika diadakan upacara pengangkatan Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara, Aji Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat.

Sedangkan Erau sebagai upacara adat Kutai dalam usaha pelestarian budaya dari Pemda Kabupaten Kutai baru diadakan pada tahun 1971 atas prakarsa Bupati Kutai saat itu, Drs.H. Achmad Dahlan. Upacara Erau dilaksanakan 2 tahun sekali dalam rangka peringatan ulang tahun kota Tenggarong yang berdiri sejak 29 September 1782.

Atas petunjuk Sultan Kutai Kartanegara yang terakhir, Sultan A.M. Parikesit, maka Erau dapat dilaksanakan Pemda Kutai Kartanegara dengan kewajiban untuk mengerjakan beberapa upacara adat tertentu, tidak boleh mengerjakan upacara Tijak Kepala dan Pemberian Gelar, dan beberapa kegiatan yang diperbolehkan seperti upacara adat lain dari suku Dayak, kesenian dan olahraga/ketangkasan.



Erau Sebagai Pesta Budaya 

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai untuk menjadikan Erau sebagai pesta budaya yakni dengan menetapkan waktu pelaksanaan Erau secara tetap pada bulan September berkaitan dengan hari jadi kota Tenggarong, ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kesultanan Kutai Kartanegara.


Festival Erau yang kini telah masuk dalam calendar of events pariwisata nasional, tidak lagi dikaitkan dengan seni budaya Keraton Kutai Kartanegara tetapi lebih bervariasi dengan berbagai penampilan ragam seni dan budaya yang ada serta hidup dan berkembang di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Wae Rebo, Desa Eksotis Flores yang Terkenal di Kalangan Turis!!!!


Negara kita adalah negara yang kaya. Bukan hanya kaya akan kekayaan alam, tetapi juga kaya akan budaya dan wisata. Rasa-rasanya kita bisa menemukan tempat-tempat indah di seluruh Indonesia. Indonesia Timur salah satunya, di sini banyak sekali terdapat potensi wisata yang beragam. Salah satunya adalah Wae Rebo, sebuah desa eksotis yang terletak di Pulau Flores.

LOKASI DAN AKSES

Wae Rebo 1

Wae Rebo adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Lokasi dari Wae Rebo terbilang sangat terpencil dan terisolasi karena terletak di balik hutan. Anda harus menembus hutan sepanjang 9 km untuk bisa mencapai desa terdekat dengan Wae Rebo.

Untuk mencapai Wae Rebo, ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh. Cara ke Wae Rebo pertama, Anda bisa melakukan perjalanan dari Labuan Bajo menuju Ruteng. Sesampainya di Ruteng, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan ojek sampai ke Dintor. Dintor merupakan desa terakhir yang bisa diakses dengan kendaraan sebelum sampai di Wae Rebo.

Perjalanan dengan ojek ini bisa memakan waktu sampai dengan 2 jam. Tarif ojek ini pun bukan seperti tarif ojek pada umumnya, yaitu sekitar 150.000 Rupiah. Harga yang Anda bayar ini setimpal dengan perjalan yang harus ditempuh, melewati bukit terjal, menyusuri hutan, dan juga tepian pantai.
Pilihan kedua, dengan menggunakan truk (oto kayu) dari Ruteng. Dari Terminal Bus Mena, truk ini akan membawa Anda melintasi Desa Cancar, Pela, Todo, dan Dintor sebelum Anda akhirnya mencapai Desa Denge. Oto kayu biasanya berangkat dari terminal di sore hari. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 sampai 3,5 jam.
Wae Rebo 2
Cara ketiga adalah dengan menggunakan perahu. Rute yang harus Anda tempuh melalui Labuan Bajo menuju selatan ke arah desa pesisir Nangalili. Biaya yang dibutuhkan untuk menyewa perahu sekitar 400.000 Rupiah. Karena tidak ada jadwal perahu biasa, sangat dianjurkan untuk charter kapal di muka. Perahu untuk perjalanan akan memakan waktu sekitar dua jam dan membawa Anda menyeberang ke Pulau Mules. Setelah tiba di Dintor, melanjutkan perjalanan ke Denge dengan ojek. Tarif ojek sekitar 10.000 Rupiah dengan waktu tempuh selama 20 menit.
Cara ke Wae Rebo yang keempat adalah dengan hiking. Hiking atau mendaki ini dapat Anda tempuh dengan mengambil jalan antara homestay lokal dan SDK desa (SD). Selama perjalanan, Anda akan melalui tiga tempat istirahat, yaitu Sungai Wae Lomba yang kurang dari satu jam perjalanan dari Denge. Kemudian setelah trekking selama satu jam, Anda akan menemukan tempat peristirahatan kedua, yaitu Pocoroko.
Ini adalah tempat yang penting bagi penduduk desa (dan pengunjung) yang ingin melakukan panggilan telepon dan mengirim pesan teks dari ponsel mereka, karena tidak ada sinyal selular di Wae Rebo. Dari Pocoroko Anda akan mencapai pos ketiga, yaitu Nampe Bakok, yang memakan waktu sekitar 40 menit perjlanan. Dari sini, Anda bisa menikmati pemandangan bukit yang indah sebelum Anda mencapai Wae Rebo.

Selayang Pandang

Wae Rebo 3
Wae Rebo merupakan desa Manggaraian tua yang terletak dan terisolasi di daerah pegunungan. Desa ini menawarkan kesempatan bagi para wisatawan uantuk melihat sisi otentik perumahan Manggarai dan mengalami kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Di desa ini, Anda berkesempatan melihat mbaru niang, yang merupakan rumah adat tradisional berbentuk kerucut melingkar dengan arsitektur yang sangat unik.
Hingga saat ini, mbaru niang masih digunakan sebagai tempat mengadakan pertemuan atau ritual doa Minggu pagi bersama-sama. Rumah adat tradisional ini sempat mengalami masa-masa memprihatinkan, di mana kondisinya sudah mulai lapuk. Tetapi pada tahun 2008, akibat kunjungan dari Yori Antar dan kawan-kawan, rumah ini bisa diselamatkan.
Pada tahun 2010, yayasan Rumah Asuh mulai merenovasi rumah-rumah ini. Bahkan dalam pembangunannya, pihak swasta dan pemerintah ikut membantu. Sehingga rumah yang mulanya hanya tinggal empat buah saja dengan kondisi yang memprihatinkan, saat ini sudah lengkap menjadi tujuh buah dengan kondisi yang baik.
Wae Rebo 4
Bila dibandingkan dengan wisatawan dari dalam negeri, sesungguhnya Wae Rebo sudah lebih dulu terkenal sebagai sebuah tempat wisata di kalangan wisatawan asing. Sejak sebelum tahun 2000an, sudah banyak wisatawan asing yang datang berkunjung ke Wae Rebo. Oleh karena itu, mulai awal tahun 2000an penduduk setempat berupaya untuk mengenalkan Wae Rebo pada masyarakat luas di Indonesia, dengan cara memasang foto-foto desa mereka di beberapa hotel ataupun travel agent di Ruteng.
Buah dari usaha tersebut adalah sebuah keberhasilan, sejak tahun 2002 banyak turis datang untuk melihat eksotisme Wae Rebo. Akhirnya dari para turis inilah tersebar cerita tentang keindahan arsitektur dan kondisi budaya Wae Rebo.
Ketika Anda mengunjungi Wae Rebo, Anda tidak akan hanya melihat perumahan Manggaraian otentik, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengalami kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Sebagian besar orang bekerja di kebun mereka dari pagi sampai subuh, ada juga yang sibuk dengan panen kopi dan pengolahan kacang. Anda juga bisa menyaksikan para wanita di Wae Rebo yang melakukan kegiatan menenun kain songket tradisional, meskipun menenun ini bukanlah aktivitas utama para penduduk wanita Wae Rebo.
Wae Rebo 5
Bila mau, Anda juga bisa merasakan bermalam di Niang Mbaru, menikmati makan malam dan bersosialisasi dengan masyarakat Wae Rebo secara langsung. Selama bermalam di sana, Anda akan tidur beralaskan tikar yang dianyam dari daun pandan lengkap dengan kehangatan keluarga yang tinggal di sana.

15 Tempat Wisata di Bali


Terletak di sebelah timur Pulau Jawa, Bali adalah primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia. Selain terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pantainya, Bali juga terkenal dengan kesenian dan budayanya yang unik dan menarik.

Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik, apa saja tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi?

1. Pantai Kuta

Pantai KutaPantai Kuta adalah tempat wisata di Bali yang paling terkenal dan paling banyak dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang dekat dengan bandara, pantainya yang indah, biaya yang murah, dan ombaknya yang cocok untuk peselancar pemula. Pantai Kuta juga terkenal dengan panorama matahari tenggelamnya yang sangat indah. Fakta unik dari Pantai Kuta adalah sebelum Pantai Kuta menjadi sebuah tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi seperti sekarang ini, Pantai Kuta merupakan sebuah pelabuhan besar, pusat perdagangan di Bali. Dengan pasir putih dan laut birunya, dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat lengkap, Pantai Kuta adalah primadona wisata Bali.

2. Pura Tanah Lot

Pura Tanah LotPura Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata di Bali yang terkenal dengan keindahannya, terutama pada saat matahari terbenam. Pura Tanah Lot yang terdiri dari 2 buah pura merupakan pura tempat memuja dewa laut. Keunikan dari Pura Tanah Lot adalah pura ini berada di atas sebuah batu karang besar di pinggir laut. Pada saat air laut pasang, anda tidak dapat mendekat ke Pura Tanah Lot karena di sekitar batu karang penyangga Pura Tanah Lot akan digenangi air laut. Pada saat air surut anda dapat melihat beberapa ular laut jinak yang menurut penduduk setempat merupakan penjaga Pura Tanah Lot. Selain itu, di lokasi ini anda juga dapat memegang ular suci yang jinak dan tidak berbahaya.

3. Pantai Padang Padang

Pantai Padang Padang
Pantai Padang Padang mungkin kurang begitu terkenal bila dibandingkan dengan Pantai Kuta, namun Pantai Padang Padang adalah pantai yang sangat indah dan unik. Pada saat saya pertama datang ke Pantai Padang Padang juga saya mengira bahwa pantai ini adalah pantai yang tidak menarik karena kurang terkenal, namun ternyata saya salah. Pantai Padang Padang adalah pantai kecil yang tersembunyi dibalik sebuah tebing di kawasan Pecatu, dekat Uluwatu. Untuk dapat mencapai Pantai Padang Padang, anda harus melewati sebuah tangga yang membelah tebing. Pantai Padang Padang tidak besar dan luas, namun sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Sebagian besar pengunjung Pantai Padang Padang adalah wisatawan asing karena Pantai Padang Padang kurang terkenal dikalangan wisatawan dalam negeri.

4. Danau Beratan Bedugul

Danau Beratan Bedugul
Danau Beratan Bedugul adalah sebuah danau yang berlokasi di daerah pegunungan dengan suasana alam yang asri. Keunikan dari Danau Beratan Bedugul adalah keberadaan pura yang bernama Pura Ulun Danu. Pura Ulun Danu terletak di pinggir Danau Beratan Bedugul dan merupakan salah satu daya tarik utama Danau Beratan Bedugul. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati permainan air dan menyewa perahu di Danau Beratan Bedugul.

5. Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Garuda Wisnu Kencana
Garuda Wisnu Kencana atau biasa disingkat GWK adalah sebuah taman wisata budaya yang berlokasi di Bali Selatan. Garuda Wisnu Kencana adalah sebuah patung yang sangat besar karya I Nyoman Nuarta. Saat ini, patung Garuda Wisnu Kencana belum sepenuhnya selesai dibuat, hanya sebagian saja yang telah selesai, namun walau begitu anda tetap dapat menikmati kemegahan Garuda Wisnu Kencana. Selain patung, anda juga dapat melihat keindahan bukit kapur yang di potong menjadi balok-balok kapur besar. Balok-balok kapur ini nantinya akan penuh dengan pahatan. Selain itu di kawasan Garuda Wisnu Kencana juga terdapat teater seni, anda dapat menikmati berbagai jenis tari dan kesenian Bali di teater ini setiap harinya.

6. Pantai Lovina

Pantai Lovina
Pantai Lovina mungkin tidak terlalu sering terdengar di kalangan wisatawan. Pantai Lovina adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling saya sukai karena di Pantai Lovina kita dapat melihat lumba-lumba berenang dan meloncat di habitat aslinya. Terletak di Bali Utara dekat dengan Kota Singaraja, anda akan pergi ke tengah laut dan melihat lumba-lumba dengan menggunakan perahu nelayan. Lumba-lumba Pantai Lovina bermain di tepi pantai pada pagi hari, oleh karena itu biasanya wisatawan berangkat dari pinggir pantai mulai dari jam 6 pagi.

7. Pura Besakih

Pura Besakih
Pura Besakih adalah sebuah pura yang berlokasi di kaki Gunung Agung, dan merupakan pura terbesar di Bali. Di Pura Besakih sering diadakan acara keagamaan Hindu karena Pura Besakih dipercaya sebagai tempat suci dan merupakan induk dari seluruh pura yang ada di Bali. Pura Besakih dibangun dengan konsep keseimbangan Tuhan, manusia, dan alam atau sering disebut dengan sebutan Tri Hita Karana. Untuk dapat memasuki area Pura Besakih, anda harus menggunakan sarung yang dapat dipinjam di sekitar lokasi Pura Besakih.

8. Pura Uluwatu

Pura Uluwatu
Pura Uluwatu adalah salah satu tempat wisata di Bali yang berada di atas sebuah tebing yang menjorok ke laut. Pura Uluwatu tidak hanya menawarkan suasana religius khas Bali, namun juga menawarkan keindahan panoramanya, terutama keindahan matahari tenggelamnya yang sudah sangat terkenal. Di Pura Uluwatu anda akan berjumpa dengan sejumlah kera yang dipercaya berfungsi menjaga kesucian Pura Uluwatu. Untuk memasuki area Pura Uluwatu, anda harus menggunakan sarung dan selendang yang merupakan simbol hormat kepada kesucian Pura Uluwatu.

9. Pantai Jimbaran

Pantai Jimbaran
Pantai Jimbaran adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling terkenal. Pada saat anda datang ke Pantai Jimbaran, yang pertama kali akan anda lihat adalah deretan meja dan kursi makan di atas pasir putih yang indah. Pantai Jimbaran terkenal dengan kuliner pinggir pantainya, terutama hidangan lautnya. Pantai Jimbaran untuk anda yang ingin berwisata ke pantai sekaligus menikmati wisata kuliner khas Bali. Tidak perlu kuatir menyantap makanan di Pantai Jimbaran karena ombak di Pantai Jimbaran sangatlah tenang, tidak membahayakan anda yang sedang makan di pinggir pantai.

10. Monkey Forest

Sangeh
Monkey Forest adalah tempat wisata di Bali yang akan membawa anda menyatu dengan alam. Terletak di Ubud, Bali, Monkey Forest adalah sebuah hutan yang dihuni oleh banyak kera liar. Kera-kera ini dianggap keramat oleh penduduk setempat sehingga tidak boleh diganggu dan dibiarkan hidup di hutan. Kera di Monkey Forest sangat menyukai makanan, mereka akan berusaha mendapatkan makanan yang anda bawa, walaupun makanan tersebut ada di dalam tas anda. Di tempat ini anda akan menyaksikan kehidupan ratusan kera yang unik dan menarik.

11. Tanjung Benoa

Tanjung Benoa
Tanjung Benoa yang berbatasan dengan Nusa Dua, Bali adalah pusat dari kegiatan olahraga dan permainan air di Bali. Karakteristik Pantai Tanjung Benoa sangatlah tenang, sehingga sangat cocok untuk berbagai jenis permainan air yang seru. Jenis permainan air yang dapat anda mainkan di sini yaitu snorkel, sea walker, banana boat, parasailing, wakeboard, waterski, jetski, scuba diving, donut boat, flying fish, dan lain-lain. Selain itu anda juga dapat pergi melihat penyu raksasa di pulau penyu dengan menaiki perahu dari Tanjung Benoa.

12. Danau Batur Kintamani

Danau Batur Kintamani
Danau Batur Kintamani merupakan salah satu pesona alam yang dimiliki Bali. Terletak di gunung tertinggi ke 2 di Bali, Danau Batur Kintamani mempunyai hawa yang sejuk dan pemandangan yang sangat mempesona. Danau Batur Kintamani adalah danau terbesar di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan karena menawarkan pemandangan yang tiada duanya di Bali.

13. Tari Kecak Uluwatu

Tari Kecak Uluwatu
Tari Kecak adalah tari khas Bali yang paling terkenal dan paling menarik untuk dilihat. Dari banyak tempat yang mempertontonkan tarik kecak, menurut saya yang paling menarik adalah Tari Kecak Uluwatu yang berada di Pura Uluwatu. Tari Kecak Uluwatu mempertunjukan tari kecak khas Bali dengan latar belakang matahari tenggelam di Uluwatu yang sangat indah. Tari Kecak Uluwatu sangat populer dan ramai oleh karena itu apabila anda ingin menonton pertunjukan Tari Kecak Uluwatu, saya sarankan untuk pesan dari jauh hari.

14. Arung Jeram Sungai Telaga Waja

Arung Jeram Sungai Telaga Waja
Arung Jeram Sungai Telaga Waja sangatlah cocok bagi anda yang suka kegiatan yang seru dan menantang. Sungai Telaga Waja memiliki air yang jernih dan bersih dan jeram yang menantang. Di akhir pengarungan anda akan meloncati sebuah pintu air, sangat seru. Setelah selesai menikmati Arung Jeram Sungai Telaga Waja, anda akan mendapatkan bonus berupa trekking naik gunung, oleh karena itu siapkan diri anda dan beristirahatlah yang cukup karena Arung Jeram Sungai Telaga Waja akan menguras tenaga anda.



15. Arung Jeram Sungai Ayung

Arung Jeram Sungai Ayung
Arung Jeram Sungai Ayung mempunyai karakteristik yang berbeda dengan Arung Jeram Sungai Telaga Waja. Apabila Arung Jeram Sungai Telaga Waja menawarkan tantangan, maka Arung Jeram Sungai Ayung menawarkan keindahan. Panorama sepanjang Sungai Ayung sangatlah indah, ditambah dengan pahatan di tebing sungai, dan hijaunya pepohonan di sekitar sungai melengkapi keindahan Arung Jeram Sungai Ayung.

15 Tempat Wisata di Bandung

Selain Puncak, Bandung juga merupakan destinasi wisata akhir pekan favorit bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Untuk dapat mencapai kota Bandung, warga Jakarta cukup menggunakan jalan tol saja, sehingga sangat mudah mengakses kota yang berada di daerah pegunungan ini. Bagi warga Jakarta yang tidak mempunyai kendaraan, tidak perlu kuatir karena banyak sekali jasa travel yang menyediakan transportasi dari Jakarta ke Bandung.

Selain kemudahan aksesnya, Bandung juga memiliki banyak tempat wisata menarik sehingga ramai dikunjungi wisatawan yang berdomisili di sekitar Bandung. Apa saja tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi? Berikut adalah tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi :

1. Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih CiwideyTerletak di Ciwidey, sekitar 50 KM di selatan Bandung, Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang paling populer, terutama di kalangan pecinta wisata alam. Kawah Putih Ciwidey, sesuai dengan namanya adalah sebuah kawah vulkanik dengan tanah yang bewarna putih. Warna putih ini karena terdapat kandungan belerang pada tanahnya. Keunikan utama dari kawah putih adalah airnya yang selalu berubah warna.

2. Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban PerahuBerada sekitar 20 KM di utara kota Bandung, Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi yang terletak di perbatasan Subang dan Lembang. Keunikan dari Gunung Tangkuban Perahu adalah bentuknya yang menyerupai sebuah perahu terbalik, sesuai dengan legenda yang mengatakan bahwa Gunung Tangkuban Perahu berasal dari perahu yang ditendang hingga terbalik oleh Sangkuriang. Gunung Tangkuban Perahu adalah sebuah tempat wisata alam yang sudah menjadi salah satu tempat wisata di Bandung dan sekitarnya yang paling terkenal.

3. Trans Studio Bandung

Trans Studio BandungTrans Studio Bandung adalah sebuah kawasan wisata rekreasi permainan yang berlokasi menyatu dengan Trans Studio Mall (dahulu bernama Bandung Super Mall). Secara simpel, Trans Studio Bandung adalah Dufan versi dalam ruangan. Trans Studio Bandung adalah salah satu kawasan permainan dalam ruangan yang terbesar di dunia dengan lebih dari 20 jenis permainan yang seru. Harga tiket masuk adalah 150,000 Rupiah (Senin hingga Jumat), dan 250,000 Rupiah pada hari Sabtu dan Minggu. Selain menyatu dengan mall, Trans Studio Bandung juga menyatu dengan 2 hotel kelas internasional sehingga tidak perlu repot bila anda ingin menginap.

4. Curug Dago

Curug DagoCurug Dago adalah sebuah air terjun yang terletak di Kecamatan Coblong, Dago, Bandung. Air terjun Curug Dago memang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 meter tingginya, namun air terjun tersembunyi ini sangatlah indah dan menarik untuk dilihat. Curug Dago tidak terlalu terkenal di telinga wisatawan, namun tidak ada salahnya mencoba datang ke Curug Dago.

5. Pasar Baru

Pasar BaruPasar Baru adalah tempat wisata di Bandung yang cocok bagi pecinta belanja murah meriah. Di Pasar Baru anda akan menemukan berbagai jenis pakaian dan aksesoris dengan harga yang relatif murah. Pasar Baru adalah tempat wisata di Bandung yang paling disukai oleh wisatawan yang berasal dari Malaysia. Untuk dapat mendapatkan barang murah dengan sukses di Pasar Baru, anda harus bisa menawar harga dengan sabar.

6. Observatorium Bosscha

Observatorium BosschaObservatorium Bosscha adalah sebuah tempat pengamatan bintang yang berlokasi di Lembang, kurang lebih sekitar 15 KM di utara kota Bandung. Apabila dahulu anda pernah menonton film “Petualangan Sherina” maka anda akan merasa familiar dengan tempat ini, karena Observatorium Bosscha merupakan salah satu lokasi pengambilan gambar film tersebut. Apabila anda ingin berkunjung ke Observatorium Bosscha, anda harus mendaftar terlebih dahulu, tidak bisa langsung datang dan masuk begitu saja.

7. Danau Situ Patenggang

Danau Situ Patenggang
Danau Situ Patenggang berlokasi tidak jauh dari Kawah Putih Ciwidey, Bandung Selatan. Hanya berjarak sekitar 7 KM dari tempat wisata Kawah Putih, Danau Situ Patenggang ramai dikunjungi wisatawan karena pemandangannya yang eksotik. Selain menikmati pemandangan danau sambil berpiknik, anda juga dapat bermain perahu air di Danau Situ Patenggang.

  8. Kampung Gajah

Kampung Gajah
Kampung Gajah yang terletak di Bandung utara merupakan sebuah kawasan wisata terpadu. Apapun jenis wisata yang anda inginkan, dapat anda temukan di Kampung Gajah. Mulai dari wisata belanja, wisata kuliner, hingga berbagai jenis permainan air dan darat dapat anda temukan di Kampung Gajah sehingga kawasan wisata ini sangat cocok untuk keluarga.

9. Air Panas Ciater

Air Panas Ciater
Air Panas Ciater yang berada di perbatasan Subang adalah salah satu tempat wisata di Bandung dan sekitarnya yang paling ramai dikunjungi wisatawan karena selain berfungsi sebagai sarana rekreasi, Air Panas Ciater juga mempunyai pengaruh kesehatan bagi anda. Terletak sekitar 30 KM di utara kota Bandung, sumber Air Panas Ciater berasal dari sebuah kawah aktif di Gunung Tangkuban Perahu. Berendam di air belerang Ciater sangat cocok bagi anda yang ingin beristirahat sejenak.

10. Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung
Kebun Binatang Bandung yang berlokasi dekat dengan ITB mungkin bukan pilihan utama bagi wisatawan Jakarta karena di Jakarta pun terdapat kebun binatang, namun apabila anda memiliki anak kecil tidak ada salahnya mencoba berkunjung ke Kebun Binatang Bandung karena biasanya anak-anak sangat suka melihat hewan. Selain berfungsi sebagai tempat wisata di Bandung, kebun binatang ini juga berfungsi sebagai tempat menambah pengetahuan tentang hewan. Harga tiket masuk Kebun Binatang Bandung tidaklah mahal, hanya 20,000 Rupiah per orang.

11. Rumah Mode

Rumah Mode
Rumah Mode adalah nama sebuah factory outlet yang paling terkenal di Bandung. Berlokasi di Jalan Setiabudi, Rumah Mode merupakan factory outlet terbesar, terlengkap, dan teramai di Bandung. Suasana belanja di Rumah Mode sangatlah nyaman dan bersih, sehingga sangat cocok untuk mereka yang suka wisata belanja. Barang-barang yang ditawarkan di Rumah Mode yaitu pakaian, sepatu, tas, dan hal-hal lain yang berbau fashion. Kebanyakan dari barang-barang di Rumah Mode adalah barang sisa export sehingga bisa anda dapatkan dengan harga relatif murah.

12. Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo
Saung Angklung Udjo adalah sebuah tempat pertunjukan seni dan budaya yang bersifat edukatif. Dengan berkunjung ke Saung Angklung Udjo kita akan lebih mengenal seni dan budaya Sunda dengan alat musiknya yang terbuat dari bambu. Sesuai dengan namanya, Saung Angklung Udjo memfokuskan diri ke pelestarian budaya angklung yang sekarang ini sudah mulai dilupakan. Acara yang dapat dilihat di Saung Angklung Udjo adalah wayang golek, helaran, tari topeng, dan orkestra angklung. Setiap sore di Saung Angklung Udjo selalu diadakan pentas seni rutin.

13. Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung
Museum Geologi Bandung adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro, dekat dengan Gedung Sate. Seperti selayaknya sebuah museum, Museum Geologi Bandung adalah sumber ilmu yang cocok untuk anak-anak. Selain sebagai sumber ilmu, Museum Geologi Bandung juga sangat menyenangkan bagi anak-anak karena di sini mereka dapat melihat fosil dinosaurus. Untuk masuk ke Museum Geologi Bandung anda tidak perlu membayar mahal.

14. Paskal Food Market

Paskal Food Market
Paskal Food Market adalah tempat wisata di Bandung favorit saya. Paskal Food Market merupakan pusat wisata kuliner bandung dengan jumlah kios makanan yang sangat banyak. Dengan lebih dari 1,000 menu makanan dan minuman, Paskal Food Market adalah pusat kuliner terbesar di Bandung. Paskal Food Market berlokasi di Jalan Pasir Kaliki.

15. Kebun Strawberry Ciwidey

Kebun Strawberry Ciwidey
Kebun Strawberry Ciwidey adalah tempat di mana anda dapat melihat dan berjalan-jalan di kebun strawberry. Selain itu anda juga dapat memetik buah strawberry sendiri. Strawberry yang telah anda petik itu kemudian akan ditimbang dan anda harus membayar sesuai dengan berat strawberry yang telah anda petik. Saran saya datanglah pada musim kemarau karena kualitas strawberry lebih bagus dari pada saat musim hujan.